<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hz. Mirza Ghulam Ahmad</title>
	<atom:link href="http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Mar 2011 11:15:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mirzaghulamahmad.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hz. Mirza Ghulam Ahmad</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/osd.xml" title="Hz. Mirza Ghulam Ahmad" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>FALSAFAH DOSA</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/falsafah-dosa/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/falsafah-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 04:02:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dosa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/falsafah-dosa/</guid>
		<description><![CDATA[FALSAFAH DOSA Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Lihat tidak ada pengampun dan penyayang yang seperti Allah Taala. Yakinlah sepenuhnya terhadap Allah Taala, sebab Dia dapat mengampuni segenap dosa dan memang memberikan ampunan. Allah Taala berfirman bahwa apabila di seluruh dunia ini tidak ada lagi orang yang berdosa, maka Dia akan ciptakan satu umat lain lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=26&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>FALSAFAH DOSA</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Lihat tidak ada pengampun dan penyayang yang seperti Allah Taala. Yakinlah sepenuhnya terhadap Allah Taala, sebab Dia dapat mengampuni segenap dosa dan memang memberikan ampunan. Allah Taala berfirman bahwa apabila di seluruh dunia ini tidak ada lagi orang yang berdosa, maka Dia akan ciptakan satu umat lain lagi yang akan melakukan dosa dan Dia akan mengampuni mereka.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Salah satu dari sekian banyak nama Allah adalah Ghafur. Dan satu lagi adalah Rahiim. Ingatlah dosa itu merupakan suatu racun dan mematikan. Akan tetapi tobat dan istighfar merupakan suatu obat penawar racun. Dia dalam Alquran Syarif tertera : <em>“Innallaaha yuhibbul tawwabiina wa yuhibbul mutahahhiriina”</em> (Al Baqaroh : 223). Allah Taala mencintai orang-orang yang bertobat dan yang menginginkan agar diri mereka suci. Allah Taala telah meletakkan suatu hikmah pada segala sesuatu. Jika Adam tidak melakukan dosa lalu bertobat, dan beliau tidak tunduk kepada Allah Taala, maka dari mana beliau akan memperoleh sebutan shaffullaah?</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Jika ada manusia yang mendapatkan dirinya seperti baru lahir dari perut ibu, dan tidak menemukan suatu dosa dalam dirinya, maka di dalam dirinya akan timbul rasa takabur, yang merupakan dosa paling besar dari sekalian dosa, dan merupakan dosa setan. Setan beranggapan bahwa dia tidak melakukan suatu dosa, oleh karena itulah dia menjadi setan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Dosa yang timbul dari manusia, adalah untuk menghancurkan nafs/ego(nya). Tatkala dosa dilakukan oleh manusia, maka dia mengakui keburukannya sendiri. Dan dengan meyakini kelemahannya itu dia akan tunduk kepada Allah Taala.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Seperti halnya dengan dua sayap yang dimiliki lalat, pada satu sayap terdapat racun, sedangkan pada yang lainnya terdapat obat penawar racun. Di dalam hadits dikatakan bahwa apabila di dalam makanan dan minuman kalian jatuh lalat, dan sebelah sayapnya yang mengandung racun masuk ke dalam makanan atau minuman itu, maka sebelum mengeluarkannya celupkan jugalah sayap yang kedua. Sebab itu merupakan obat penangkalnya. Seperti ini jugalah keadaan dosa dan obat yang dimiliki oleh manusia. Jika terjadi dosa, maka bertobatlah. Sebab, tobat merupakan obat penawar racun bagi dosa dan melenyapkan racun dosa.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Tunduklah di hadapan Allah Taala dengan penuh rintihan, supaya kalian dikasihi. Jika tidak ada dosa, maka tidak akan ada kemajuan. Seseorang yang tahu bahwa dirinya melakukan dosa dan memandang dirinya sebagai seorang  yang tercela, maka dia akan tunduk ke hadapan Allah Taala. Barulah dia akan dikasihi. Dan dia akan mengalami kemajuan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Ada tertulis bahwa : “Attaa-ibu minadz-dzanbi kamanllaa dzanbu lahuu” orang yang melakukan tobat dari dosa, seakan-akan dia tidak pernah melakukan dosa. Akan tetapi tobat hendaknya dilakukan dengan hati yang benar. Dan hendaknya dilakukan dengan niat yang jujur, bahwa manusia itu tidak akan pernah lagi melakukan dosa tersebut. Walaupun di belakang hari dosa itu terjadi lagi karena kelemahan yang ada, namun pada waktu bertobat hendaknya manusia melakukan iradah yang kokoh serta niat yang jujur bahwa di masa mendatang dia tidak akan melakukan dosa itu lagi. Jangan ada terselip kecurangan/kelemahan pada niat. Melainkan harus ada iradah yang kokoh, bahwa sampai masuk ke dalam kubur pun dia tidak akan mendekati dosa itu. Barulah tobat tersebut dikabulkan. Akan tetapi Allah Taala menguji hamba-hambaNya, supaya mereka dapat diberi hadiah. Untuk meraih hadiah, adalah mutlak harus lulus dari ujian-ujian. (Malfuzhat, Add Nasir Isyaat, London, . 1984 jld  IX, h.38-39)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=26&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/falsafah-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEDUDUKAN DOSA</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kedudukan-dosa/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kedudukan-dosa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dosa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kedudukan-dosa/</guid>
		<description><![CDATA[KEDUDUKAN DOSA Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Berkenaan dengan setan, hendaknya diingat bahwa di dalam fitrat dan penciptaan manusia telah ditanamkan dua kekuatan. Dan keduanya saling tarik menarik. Hal itu direkayasa demikian supaya manusia diuji dan dicoba sehingga yang berhasil akan berhak memperoleh quruh-Ilahi (kedekatan pada Allah Taala). Salah satu dari antara kedua kekuatan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=25&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>KEDUDUKAN DOSA</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Berkenaan dengan setan, hendaknya diingat bahwa di dalam fitrat dan penciptaan manusia telah ditanamkan dua kekuatan. Dan keduanya saling tarik menarik. Hal itu direkayasa demikian supaya manusia diuji dan dicoba sehingga yang berhasil akan berhak memperoleh quruh-Ilahi (kedekatan pada Allah Taala).</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Salah satu dari antara kedua kekuatan itu menarik (manusia) ke arah kebaikan. Sedangkan yang satu lagi ke arah keburukan. Kekuatan yang menarik ke arah kebaikan itu dinamakan malaikat. Sedangkan kekuatan yang mengarah ke keburukan itu dinamakan setan. Atau dalam kata lain dapat dipahami bahwa ada dua kekuatan yang bekerja pada diri manusia. Yang pertama adalah daa’i khair (pengimbauan ke arah kebaikan), dan yang ke dua adalah daa’i syarr (pengimbauan ke arah keburukan). Jika ada yang merasa kurang senang dengan kata setan atau malaikat, dapatlah dimengerti dengan cara itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Tidak ada yang dapat mengingkari keberadaan kedua kekuatan yang terdapat pada diri manusia itu. Allah Taala tidak pernah menghendaki keburukan. Apa yang Allah Taala kehendaki hanyalah kebaikan.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">	Lihat, jika di dunia tidak ada wujud dosa, maka tidak akan ada juga wujud kebaikan. Kebaikan itu timbul dari dosa. Dari wujud dosalah wujud kebaikan itu lahir. Lihat, jika seseorang memperoleh peluang untuk melakukan zinah, dan pada dirinya pun terdapat kekuatan (untuk melakukan hal) itu, lalu dia menghindarkan diri dari dosa, maka yang demikian itu dinamakan amal saleh (kebaikan). Jika seseorang memperoleh peluang untuk melakukan pencurian, penganiayaan dan dosa-dosa lainnya, lalu diapun mampu melakukan hal-hal itu, tetapi dia tidak melakukannya serta menghindarkan dari itu, berarti dia melakukan kebaikan. Jadi yang dimaksud dengan pahala dan kebaikan adalah, tidak melakukan dosa walaupun telah memperoleh peluang serta kemampuan untuk melakukannya. (Malfuzhat, Add Nasir Isyaat, London, . 1984 jld  X, h.359-360)</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=25&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kedudukan-dosa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukti Kuat Keberadaan Allah Taala adalah Pengabulan Doa</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/bukti-kuat-keberadaan-allah-taala-adalah-pengabulan-doa/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/bukti-kuat-keberadaan-allah-taala-adalah-pengabulan-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:58:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Allah s.w.t.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/bukti-kuat-keberadaan-allah-taala-adalah-pengabulan-doa/</guid>
		<description><![CDATA[Bukti Kuat Keberadaan Allah Taala adalah Pengabulan Doa Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Dalil kuat untuk mengenali Allah Taala dari kesaksian besar atas keberadaan Wujud-Nya adalah, di tangan-Nya terletak ikhtiar untuk menghapuskan sesuatu dan untuk mengukuhkan. ”Yamhullaahu ma yasyaa-u wa yutsbitu- [Allah hapuskan apa yang Dia kehendaki dan Dia kukuhkan apa yang Dia kehendak ]” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=24&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>Bukti Kuat Keberadaan Allah Taala adalah Pengabulan Doa</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;"><span>	Dalil kuat untuk mengenali Allah Taala dari kesaksian besar atas keberadaan Wujud-Nya adalah, di tangan-Nya terletak ikhtiar untuk menghapuskan sesuatu dan untuk mengukuhkan. ”<em>Yamhullaahu ma yasyaa-u wa yutsbitu-</em>   [Allah hapuskan apa yang Dia kehendaki dan Dia kukuhkan <em>apa yang Dia kehendak</em> ]” (Ar-Ra’du:40).</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span>	Lihat, betapa hebat dan agungnya benda-benda langit. Dan dengan menyaksikan keagungannya sebagai orang bodoh sujud untuk menyembahnya. Dan mereka mengakui bahwa sifat-sifat ketuhanan terdapat di dalam benda-benda itu. Misalnya, orang-orang Hindu, atau penyembah berhala lainnya, atau para penyembah api, dan sebagainya, yang memuja matahari serta menganggap matahari sebagai tuhan mereka. Apakah mereka  dapat mengatakan bahwa matahari terbit atau terbenam berdasarkan ikhtiar matahari itu sendiri? Sama sekali tidak. Dan kalau pun mereka mengatakan demikian, mereka tetap tidak dapat memberikan bukti akah hal itu. Silahkan mereka berdoa kepada matahari memohon agar matahari suatu hari jangan terbit, atau supaya matahari itu terbenam di siang hari. Sehingga, dengan cara itu aku dapat diketahui bahwa matahari itu memiliki ikhtiar dan kemauan sendiri.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">	Terbit dan tenggelamnya matahari tepat pada waktu yang tententu, dengan jelas menzahirkan bahwa matahari itu tidak memiliki ikhtiar dan kemauan sendiri.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span>	Zat yang memiliki kemauan [sendiri] baru dapat diketahui apabila doa dikabulkan, dan dapat melakukan apa yang dilakukan, serta tidak melakukan sesuatu yang tidak ingin dilakukan.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">	Ringkasnya, jika tidak ada pengabulan doa, maka banyak sekali keraguan yang dapat dan sudah timbul mengenai Dzat Allah Taala. Dan pada hakikatnya, orang-orang yang tidak percaya pada pengabulan doa, mereka tidak memiliki suatu dalil apa pun mengenai Dzat Allah Taala.</p>
<p style="margin-bottom:0;">	Akhidah saya adalah, seseorang  yang tidak percaya pada doa dan pada pengabulannya, dia akan masuk ke dalam neraka. [sebab, dengan demikian], dia itu tidak percaya kepada Allah.</p>
<p style="margin-bottom:0;"><span>	Inilah cara untuk mengenali Allah Taala. Yakni, terus menerus memanjatkan doa sampai Allah memenuhi kalbunya dengan keyakinan, serta kepadanya datang suara ”<em>Anal haq &#8211; </em> [Aku-lah Kebenaran].” (<em>Malfuzhat, </em>Add.Nasir Isyaat, London, 1984, Jld.3, h.204-205/MI 26.01.2001)</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=24&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/bukti-kuat-keberadaan-allah-taala-adalah-pengabulan-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kecintaan Terhadap Allah</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kecintaan-terhadap-allah/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kecintaan-terhadap-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Allah s.w.t.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kecintaan-terhadap-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Kecintaan Terhadap Allah Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Apa artinya cinta terhadap Allah ? Artinya adalah, mendahulukan keridhaan Allah Taala atas kedua orang tua, atas suami/istri, atas anak keturunannya, atas diri sendiri. Ringkasnya, atas segala sesuatu. Di dalam Qur’an Syarif tertera. ”Fadzkurullaaha ka dzikrikum aabaa akum au asyadda dzikraa ” (Al-Baqarah:201). Yakni, Berzikir/ingatlah kepada Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=23&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>Kecintaan Terhadap Allah</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span>	</span><span>Apa artinya cinta terhadap Allah ? Artinya adalah, mendahulukan keridhaan Allah Taala atas kedua orang tua, atas suami/istri, atas anak keturunannya, atas diri sendiri. Ringkasnya, atas segala sesuatu. Di dalam Qur’an Syarif tertera. ”<em>Fadzkurullaaha ka dzikrikum aabaa akum au asyadda dzikraa ” </em>(Al-Baqarah:201). Yakni, Berzikir/ingatlah kepada Allah sebagaimana kalian biasa mengenang bapak-bapak kalian, atau berzikir/ingatlah lebih hebat lagi dari itu. Dan ingatlah [Allah] dengan kecintaan yang mendalam. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span>	Di sini ada hal yang perlu direnungkan dalam-dalam. Allah Taala tidak mengajarkan supaya kalian membiasakan diri menyebut Allah sebagai bapak. Melainkan, ini diajarkan demikian supaya jangan tergelincir seperti yang dialami orang-orang kristen. Dan janganlah panggil Allah sebagai bapak. Dan kalau ada yang mengatakan : ”Berarti kecintaan [terhadap Allah] itu lebih rendah dari kecintaan terhadap bapak, ” maka untuk menangkal kritikan itu disebutkan ”au asyaaddu dzikraa – [atau ingatlah lebih hebat dari itu].” Jika tidak ada kata ”<em>au asyaaddu dzikraa ,” </em> maka kritikan tersebut akan berlaku. Namun, kini masalah itu telah dipecahkan oleh kalimat tersebut &#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span>	Beberapa kata tampil sebagai cobaan. Allah Taala memang sudah memutuskan untuk memberi cobaan kepada orang-orang Nasrani. Oleh sebab itu, di dalam kitab-kitab mereka hal itu sudah menjadi istilah para nabi. Namun, dikarenakan Dia itu Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui, oleh sebab iu sejak sebelumnya kata ”<em>Bapak”</em> tersebut telah banyak digunakan. Namun, merupakan kesialan kaum Nasrani, yakni tatkala Almasih menggunakan kata itu maka mereka mengartikanya dalam makna yang sebenarnya, dan mereka telah tergelincir. Padalahl Almasih mengatakan, ” Di dalam kitab-kitab kalian tertulis bahwa kalian adalah <em>ilah</em>.” Beliau ingin menghapus syirik itu. Dan beliau ingin memberikan pemahaman kepada mereka. Namun, orang-orang bodoh itu tidak peduli. Dan walau ada ajaran beliau ini, mereka tetap saja menyatakan diri beliau sebagai anak tuhan.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span>	Orang-orang Yahud juga mengalami cobaan semacam itu. Dikarenakan mereka merupakan kaum yang nyinyir, atas permintaan mereka maka diturunkanlah <em>manna</em> dan <em> salwa.</em> Sebab, itu merupakan pendahuluan dari merebaknya wabah pes. Dikarenakan Allah Taala mengetahui bahwa mereka akan melampaui batas, dan hukuman bagi mereka adalah wabah pes, oleh sebab itu sejak sebelumnya bahan-bahan itu telah diturunkan. (<em>Malfuzhat, </em>Add. Nasir Isyaat, London, 1984, Jld.3 h.188/Mi 25.01.2001).</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=23&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kecintaan-terhadap-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daya Tarik magnetis Rasulullah s.a.w. Yang Mensucikan Jiwa</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/daya-tarik-magnetis-rasulullah-saw-yang-mensucikan-jiwa/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/daya-tarik-magnetis-rasulullah-saw-yang-mensucikan-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:55:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Rasulullah s.a.w.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/daya-tarik-magnetis-rasulullah-saw-yang-mensucikan-jiwa/</guid>
		<description><![CDATA[Daya Tarik magnetis Rasulullah s.a.w. Yang Mensucikan Jiwa Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Pendapat ini sama-sekali tidak benar, yaitu apa yang dikatakan oleh orang-orang jahil bahwa orang-orang [di masa Rasulullah s.a.w.] begitu saja [secara kebetulan] telah berkumpul. Selama belum ada suatu daya tarik dan magenetis, maka tidak lah mungkin orang-orang dapat menyatu. Pendapat saya adalah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=22&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <strong>Daya Tarik magnetis Rasulullah s.a.w. Yang Mensucikan Jiwa</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Pendapat ini sama-sekali tidak benar, yaitu apa yang dikatakan oleh orang-orang <em>jahil</em> bahwa orang-orang [di masa Rasulullah s.a.w.] begitu saja [secara kebetulan] telah berkumpul. Selama belum ada suatu daya tarik dan magenetis, maka tidak lah mungkin orang-orang dapat menyatu.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Pendapat saya adalah, <em>quwwat qudsiyyah</em> yang dimiliki Rasulullah s.a.w. sedemikian rupa hebatnya yang mana hal itu tidak dimiliki oleh nabi lainnya di dunia ini. Inilah rahasia kemajuan Islam, daya tarik Nabi Karim s.a.w. sangat hebatnya, dan kemudian di dalam ucapan-ucapan beliau terdapat pengaruh [sedemikian rupa sehingga] siapa saja yang mendengar kan langsung tertarik/fana. Orang-orang yang beliau <em>tarik, </em> langsung beliau sucikan. Dan bersamaan dengan itu <em>ajaran</em> beliau sederhana serta jelas sehingga di dalamnya tidak ada keruwetan serta keraguan seperti halnya <em>trinitas</em> [pada ajaran Kristen]. (<em>Malfuzhat, </em>Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld.3 hal.84)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=22&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/daya-tarik-magnetis-rasulullah-saw-yang-mensucikan-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muhammad Himpunan Segenap Kebaikan</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-himpunan-segenap-kebaikan/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-himpunan-segenap-kebaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Rasulullah s.a.w.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-himpunan-segenap-kebaikan/</guid>
		<description><![CDATA[Muhammad Himpunan Segenap Kebaikan Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Nama beliau s.a.w. adalah Muhammad karena memang berarti yang sangat terpuji. Muhammad adalah dia yang dipuji di bumi maupun di langit. Banyak sekali orang yang dipandang sangat hina oleh orang-orang di dunia. Mereka dianggap nista, dan sesuai anggapan itu [mereka benar-benar] dihinakan. Akan tetapi di Langit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=21&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <strong>Muhammad Himpunan Segenap Kebaikan</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Nama beliau s.a.w. adalah <em>Muhammad</em> karena memang berarti <em>yang sangat terpuji</em>. <em>Muhammad </em> adalah dia yang dipuji di bumi maupun di langit. Banyak sekali orang yang dipandang sangat hina oleh orang-orang di dunia. Mereka dianggap nista, dan sesuai anggapan itu [mereka benar-benar] dihinakan. Akan tetapi di Langit sanjungan dan pujian terhadap diri mereka [dilantunkan]. Mereka adalah orang-orang baik di hadapan Allah Taala.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Dan sebagian orang ada yang disanjung-sanjung oleh dunia. Dari segala penjuru mereka dipuji. Akan tetapi Langit melaknat mereka. Allah, para malaikat-Nya, dan orang-orang yang memperoleh <em>qurub-</em>Nya melaknat mereka, tidak memuji mereka.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Akan tetapi nabi mulia kita Rasulullah s.a.w. di kedua tempat – di bumi dan di Langit – dipuji dan disanjung. Kebanggaan serta kanunia ini hanya diraih oleh Rasulullah s.a.w. semata. Rasulullah s.a.w. memperoleh <em>golongan</em> [pengikut] yang sedekian rupa sucinya sehingga tidak pernah dimiliki oleh nabi lainnya. Memang Musa a.s. dahuhu memperoleh golongan pengikut sebanyak beberapa ratus ribu orang. Akan tetapi mereka bukanlah suatu kaum yang berhati-teguh. Suci dan memiliki asa yang tinggi. Tidak seperti para sahabah [Rasulullah s.a.w] – <em>ridhwanallaahu ’alaihim ajma’iin. </em> Keadaan kaum musa a.s. adalah, pada malam hari mereka beriman, maka siang harinya mereka murtad. Membandingkan Rasulullah s.a.w. serta kaumnya, bagaikan membandingkan seluruh dunia. Jemaat yang diperoleh Rasulullah s.a.w. begitu suci, penyembah ilahi, [begitu] mukhlis, sehingga tidak diketemukan tandingannya di kalangan kaum mana pun di dunia ini, dan di antara jemaat-jemaat nabi lainnya. Di dalam hadis-hadis banyak terdapat sanjungan bagi mereka . Sampai-sampai  dikatakan ” <em>Allahu llahu fii ashaabii.”</em> Dan di dalam Alquran pun mereka dipuji : ”<em>Wal ladziina yabiituuna li rabbihim sujjadaw wa qiyaamaa</em> – [Dan mereka yang mempergunakan malam untuk bersujud dan berdiri di hadapan Tuhan mereka] (Al-Furqan 25:65)</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Jemaat yang dipersiapkan oleh Rasulullah s.a.w. unggul dan terpelihara dari sekian kesulitan dan musibah <em>tha’un</em> dan sebagainya yang dialami oleh jemaat Musa a.s. Dari situ diketahui daya <em>quwwat qudsiyyah </em>dan <em>anfaas thayyibah </em>serta<em> jazab ilallaah</em> yang dimiliki oleh Rasulullah s.a.w. (<em>Malfuzhat, </em>Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld.3 hal.83-84)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=21&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-himpunan-segenap-kebaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muhammad Yang Terpuji</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-yang-terpuji/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-yang-terpuji/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Rasulullah s.a.w.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-yang-terpuji/</guid>
		<description><![CDATA[Muhammad Yang Terpuji Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Sebelumnya pun telah saya katakan, sedemikian banyak akhlak yang terbukti dari diri Rasulullah s.a.w; hal itu tidak [terbukti] ada pada nabi-nabi lainnya. Sebab, untuk menzahirkan akhlak selama belum memperoleh kesempatan maka tidak ada suatu akhlak pun yang dapat dibuktikan. Contohnya, kedermawanan. Jika [seseorang] tidak mempunyai uang, bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=20&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <strong>Muhammad Yang Terpuji</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Sebelumnya pun telah saya katakan, sedemikian banyak <em>akhlak</em> yang terbukti dari diri Rasulullah s.a.w; hal itu tidak [terbukti] ada pada nabi-nabi lainnya. Sebab, untuk menzahirkan <em>akhlak</em> selama belum memperoleh <em>kesempatan</em> maka tidak ada suatu akhlak pun yang dapat dibuktikan. Contohnya, <em>kedermawanan</em>. Jika [seseorang] tidak mempunyai uang, bagaimana mungkin hal itu dapat tampil. Demikian pula, seseorang tidak memperoleh kesempatan berperang, bagaimana mungkin <em>keberanian-[nya]</em> dapat terbukti. Demikian pula [sifat] <em>pemaaf.</em> Yang dapat menzahirkan sifat ini adalah dia yag memiliki kekuatan/kekuasaan. Ringkasnya, semua <em>akhlaq</em> berkaitan erat dengan <em>kesempatan/peluang.</em></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Nah, hendaknya dipahami, betapa luar biasanya karunia ilahi sehingga Rasulullah s.a.w. memperoleh kesempatan untuk menzahirkan seluruh <em>akhlaq </em>[tersebut]. Hz. Isa a.s. tidak memperoleh kesempatan itu. Misalnya, Rasulullah s.a.w. memperoleh kesempatan [untuk menampilkan] <em>kedermawanan</em> beliau. Pada suatu ketika beliau s.a.w. memiliki banyak sekali kambing domba. Seorang kafir mengatakan, ”Anda memiliki sedemikian banyak kambing domba yang Kaisar [Roma] serta Qisra [Iran] pun tidak punya sebanyak itu.” Rasulullah s.a.w. [ketika itu juga] menyerahkan seluruh domba tersebut kepada orang itu. Saat itu pula orang tersebut langsung beriman sebab selain nabi tidak ada orang yang memiliki kedermawanan agung demikian.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Di Mekkah banyak orang yang menyakiti beliau s.a.w. ketika beliau menaklukan Mekkah, jika beliau mau, dapat saja beliau sembelih mereka semua. Akan tetapi Rasulullah s.a.w. berlaku <em>kasih sayang</em>, dan mengatakan ”<em>Wa laa tatsriiba ’alaikumul yaum.” </em> adalah [sifat] <em>kepemaafan</em> beliau yang membuat mereka semua masuk islam. Nah, apakah <em>akhlak fadhilah</em> yang luar biasa itu ada didapati pada diri nabi lainnya. Sama-sekali tidak. Mereka adalah orang-orang yang telah memberikan penderitaan yang berat pada diri beliau s.a.w. secara khusus dan pada sanak-saudara serta para sahabah beliau. Dan mereka memberikan penderitaan-penderitaan yang tak termaafkan. [Justru] setelah Rasulullah s.a.w. memperoleh <em>kekuatan </em>dan <em>kekeuasaan/wewenang</em> langsung saat itu juga beliau memaafkan mereka. Padahal jika mereka itu dihukum, benar-benar merupakan keputusan yang adil dan setimpal. Akan tetapi saat itu beliau s.a.w. memperlihatkan tauladan <em>kepemaafan</em> dan <em>kasih-sayang</em> beliau.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>	Oleh karena itu lah beliau s.a.w. secara nama telah disebut <em>Muhammad </em> (yang terpuji) – <em>shalallaahi alahi wasallam.</em> Di bumi (bersenandung) puji-pujian terhadap beliau s.a.w. merupakan <em>muhammad. </em>Nama beliau ini diberikan oleh Allah Taala sebagi contoh bagi dunia. Selama manusia tidak menciptakan di dalam dirinya <em>akhlaq-akhlaq </em>semacam itu, sedikit pun tidak ada gunanya. Manusia secara sempurna tidak akan dapat menciptakan <em>kecintaan</em> [terhadap] Allah Taala di dalam dirinya selama ia tidak menjadikan <em>akhlaq</em> serta sur tauladan Nabi Karim s.a.w. sebagai <em>pembimbing</em> dan <em>petunjuk jalan</em> bagi dirinya. Allah Taala sendiri telah menjelaskan hal itu : ”<em>Qul in kuntum tuhibbuunallaaha fat-tabi’uunii yuhbibkumullaah.”</em> .(Ali Imran : 32). Yakni, untuk menjadi <em>mahbub ilahii (</em>orang yang dicintai Allah) adalah mutlak untuk mengikuti Rasulullah s.a.w. (<em>Malfuzhat, </em>Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld.3hal.87)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=20&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/muhammad-yang-terpuji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketinggian Solidaritas Rasulullah s.a.w.</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/ketinggian-solidaritas-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/ketinggian-solidaritas-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Rasulullah s.a.w.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/ketinggian-solidaritas-rasulullah-saw/</guid>
		<description><![CDATA[Ketinggian Solidaritas Rasulullah s.a.w. Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Tanda pengaruh pada ruh adalah, tatkala seorang rabbani waa’idz (pemberi ingat dari Allah) dan haqqani reformer (pembaharu sejati) berbicara, maka dalam memberikan nasehat dia menganggap para pendengar itu seperti tidak ada. Dia terus saja menyampaikan pesan-pesan/nasehatnya. Pada kondisi demikian di kalbu timbul suatu kelembutan/keluluhan. Sampai-sampai seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=19&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <strong>Ketinggian Solidaritas Rasulullah s.a.w.</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Tanda pengaruh pada ruh adalah, tatkala seorang r<em>abbani waa’idz</em> (pemberi ingat dari Allah) dan <em>haqqani reformer</em>  (pembaharu sejati) berbicara, maka dalam memberikan nasehat dia menganggap para pendengar itu seperti tidak ada. Dia terus saja menyampaikan pesan-pesan/nasehatnya. Pada kondisi demikian di kalbu timbul suatu kelembutan/keluluhan. Sampai-sampai seperti suatu jurang air yang jatuh dari tebing tinggi menuju ke lubuk yang dalam. Ia mencucur tanpa kendali. [Air] itu mengalir dari Allah Taala. Dan dalam aliran [sang pemberi ingat] tersebut merasakan suatu kelezatan dan kenikmatan sedemikian rupa yang tidak dapat saya gambarikan dalam kata-kata. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Jadi, di dalam  penjelasan-penjelasan serta ucapan-ucapannya dia menyaksikan <em>wajhullaah</em> (wajah Allah). Dia sedikitpun tidak perduli akan halnya para pendengar yakni apa yang akan mereka katakan setelah mendengar [nasehat tersebut]. Dia mendapatkan kelezatan dari satu arah lain, dan dari dalam sendiri dia merasakan kegembiraan bahwa ”Aku tengah menyampaikan perintah dan pesan majikan dan penguasa-ku.” Kesulitan-kesulitan dan penderitaan yang dialaminya dalam menyampaikan pesan-pesan tersebut pun menimbulkan kelezatan serta kenikmatan bagi dirinya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Orang-orang yang seperti itu tenggelam dalam solidaritas terhadap umat manusia. Oleh karena itu mereka siang malam senantiasa memikirkan bagaimana supaya orang-orang memasuki <em>jalan</em> ini dan satu kali meneguk minuman dari <em>mata air</em> ini. <em>Solidaritas</em> dan <em>gejolak semangat</em> inilah yang terdapat di dalam diri Junjungan kita yang mulia Nabi Karim s.a.w. dalam kadar yang sangat tinggi. Tidak ada yang dapat memilikinya lebih dari itu.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Demikianlah kondisi solidaritas dan rasa sependeritaan Rasulullah s.a.w. sehingga Allah Taala sendiri yang telah memaparkan :”La’allaka baakhi’un nafska allaa yakuumuu mu’miniin” (Asy-Syu’araa 26:4). Yakni : ”Apakah engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu, sedih karena mereka tidak mau beriman?”</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Jika anda tidak dapat memahami sepenuhnya hakikat ayat ini, itu perkara lain. Akan tetapi didalam hati saya hakikat hal itu tak lain seperti <em>darah </em> di dalam tubuh. (<em>Malfuzhat, </em>Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld.1 hal.403)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=19&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/ketinggian-solidaritas-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekauatan Islah (Perbaikan) Rasulullah s.a.w.</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kekauatan-islah-perbaikan-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kekauatan-islah-perbaikan-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kekauatan-islah-perbaikan-rasulullah-saw/</guid>
		<description><![CDATA[Kekauatan Islah (Perbaikan) Rasulullah s.a.w. Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Sedemikian banyaknya berkat Nabi Akhmal s.a.w. kita, jika seluruh makhluk dipisahkan, maka hanya ishlah (perbaikan) beliau s.a.w. itu sendiri yang merupakn suatu mukjizat. Memang segeenap nabi meraih kehrormatan, akan tetapi ”Dzaalika fadhlullaahi yu’tihi may-yasyaa’ &#8212; [inilah karunia Allah yang dianugerahkan oleh-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya] [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=18&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <strong>Kekauatan Islah (Perbaikan) Rasulullah s.a.w.</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Sedemikian banyaknya berkat <em>Nabi Akhmal</em> s.a.w. kita, jika seluruh makhluk dipisahkan, maka hanya <em>ishlah (</em>perbaikan<em>)</em> beliau s.a.w. itu sendiri yang merupakn suatu <em>mukjizat.</em> Memang segeenap nabi meraih kehrormatan, akan tetapi ”<em>Dzaalika fadhlullaahi yu’tihi may-yasyaa’ &#8212; </em> [inilah karunia Allah yang dianugerahkan oleh-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya] </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">(<em>Malfuzhat, </em>Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld.1 hal.39)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=18&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/kekauatan-islah-perbaikan-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keselarasan Ucapan dan Amal Rasulullah s.a.w.</title>
		<link>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/keselarasan-ucapan-dan-amal-rasulullah-saw-2/</link>
		<comments>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/keselarasan-ucapan-dan-amal-rasulullah-saw-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 03:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anurjamansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kecintaan Terhadap Rasulullah s.a.w.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/keselarasan-ucapan-dan-amal-rasulullah-saw-2/</guid>
		<description><![CDATA[Keselarasan Ucapan dan Amal Rasulullah s.a.w. Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad Ingatlah oleh kalian ucapan saya ini, dan tetaplah ingat. Jika perkataan seorang manusia itu dilakukannya tidak dengan hati yang benar/jujur, dan di dalamnya tidak terdapat kekuatan pengamalan, maka ia tidak akan berkhasiat. Justru dengan itulah dapat diketahui kebenaran agung Nabi suci kita [Rasulullah] s.a.w. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=17&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <strong>Keselarasan Ucapan dan Amal Rasulullah s.a.w.</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> <font face="Tahoma, sans-serif"><font size="2">Oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad</font></font></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span>Ingatlah oleh kalian ucapan saya ini, dan tetaplah ingat. Jika perkataan seorang manusia itu dilakukannya tidak dengan hati yang benar/jujur, dan di dalamnya tidak terdapat kekuatan pengamalan, maka ia tidak akan berkhasiat. Justru dengan itulah dapat diketahui kebenaran agung Nabi suci kita [Rasulullah] s.a.w. Sebab kesuksesan dan pengaruh pada kalbu yang diraih oleh Rasulullah s.a.w; tidak pernah di dapat oleh siapa pun di dalam sejarah umat manusia ini. Dan penyebab kesemuanya itu adalah, pada ucapan serta amal beliau terdapat keselarasan yang sempurna (<em>Malfuzhat, </em>Add. Nazir Isyaat, London, 1984, Jld.1 hal.67-68)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirzaghulamahmad.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirzaghulamahmad.wordpress.com&amp;blog=1412524&amp;post=17&amp;subd=mirzaghulamahmad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirzaghulamahmad.wordpress.com/2007/07/27/keselarasan-ucapan-dan-amal-rasulullah-saw-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be3b4b98744a0dbf23d35f0d10b3ebb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anurjamansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
